Simanteki Kuta (Pendiri Kampung) pada masayarakat Karo
Simanteki Kuta (Pendiri Kampung) adalah penyebutan bagi Klan yang pada dahulunya membentuk perkampungan tersebut dan biasanya sebagai penguasa/Raja di Zamannya. Hal tersebut ditemukan pada wilayah-wilayah yang didiami masyarakat Karo.
Setelah dewasa ini barangkali kita harus bijak menyikapi hal tersebut, pengaruh budaya yang semakin berkembang dan bias perkembangan Zaman dapat memberikan arti yang berbeda pada wilayah tertentu yang berbeda sejarah dan pemahaman.
Namun bagi beberapa wilayah penghormatan dan penghargaan merupakan suatu bentuk rasa syukur atas keberadaan dan perjalanan kehidupan yang saling turut menopang dan saling membutuhkan dalam keharmonisan kehidupan bermasayarakat dan berbudaya.
Hal tersebut masih terjadi di sebuah wilayah Kec. Gunung Meriah Kab. Deli Serdang dimana pada setiap tahunnya diperingati Upacara Adat Rebu-Rebu, dimana dalam kegiatan tersebut berlangsung acara kesenian adat tradisional Karo. Dalam acara tersebut sebelum khalayak diperbolehkan untuk turut serta menari dan menyanyi sebelumnya diperkenankan dulu kepada Simanteki Kuta (Pendiri Kampung) untuk menari dan bila berkenan bernyanyi.
Pada Rebu-Rebu tahun 2007 yang berlangsung tanggal 6-7 Juni 2007 acara simanteki Kuta masih didapati di awal acara dimulai, dimana musik tradisional karo Simalungun Rayat sebagai awal menari di atas panggung.
Komentar
Posting Komentar